Desain Masjid Yang Mirip Dengan Masjid Taj Mahal

By | October 16, 2020

Masjid Ramlie Musofa Tak Kunjung Sepi Ini Sebabnya

Masjid Ramlie Musofa – Desain Masjid Yang Mirip Dengan Masjid Taj Mahal Tak Kunjung Sepi Ini Sebabnya Anda ingin tahu masjid Taj Mahal di Indonesia? Jika Anda penasaran, kami akan sedikit memberi informasi atau ulasan Masjid Ramlie Musofa seperti Masjid yang Ada di India, yakni Masjid Taj Mahal.

Masjid Ramlie Musofa

Masjid Taj Mahal sendiri viral di seluruh Dunia, dikarenakan pembangunan masjid ini karena ada kisah cinta. Cinta antara sang Raja dan Kekasih hatinya, berharap masjid ini juga melambangkan cinta beliau terhadap, sang Maha Kuasa Allah SWT, kedua terhadap Islam dan terhadap keluarga.

Tidak usah lama-lama, kami ulas Masjid Ramlie Musofa ini. Berikut, simak baik-baik:

Filosofi Masjid Ramlie Musofa

Masjid Ramlie ini sendiri tidak jauh dari Kota, keberadaan nya di kawasan perumahan Jalan Danau Sunter Raya Selatan Blok I/10 12C-14A, Jakarta Utara.

Masjid Ramlie Musofa

Masjid Ramlie Musofa

Bangunan masjid ini mirip dengan Masjid yang berada di India, Taj Mahal. Masjid ini termasuk dalam dari tujuh keajaiban dunia yang berlokasi tepat di Negri India tersebut. Anak pendiri masjid ini bernama Sofian, mengutarakan ada alasan kemiripan antara Masjid Ramlie Musofa dengan Taj Mahal.

Nah, jika Taj Mahal sendiri merupakan dimana monumen lambang cinta, seorang raja terhadap istrinya, sang ayah sendiri berharap masjid ini sebagai lambang cinta terhadap, Allah SWT. Kedua, terhadap Islam, Ketiga terhadap keluarga. Kata Sofian, Anak pendiri masjid Ramlie Musofa.

Pemberian Nama Masjid “Ramlie Musofa”
Masjid Ramlie Musofa
Nama masjid ini, Ramlie Musofa. Dan merupakan penggalan nama-nama anggota keluarga H. Ramlie Rasidin. Mulai pertama pengambilan dari kalimat pertama yakni “Ra”, berarti nama Ramli Rasidin. Kalimat kedua “Li”, yang berarti nama Istriya. Ketiga “Mu” untuk nama pertama, yakni Muhammad. “So” untuk nama Sofian sebagai anak Kedua. Kemudian kalimat “Fa” untuk si bungsu Fabian.

Pembangunan Masjid Ramlie Musofa Desain Masjid Yang Mirip Dengan Masjid Taj Mahal

Pemasangan pancang pertama dilakukan pada 2011. Pembangunan masjid ini tersendat, perkiraan sekitar dua tahunan. Nah, dimulai lagi bulan Mei 2016 lalu, yang akhirnya Masjid Ramlie Musofa telah diresmikan Prof Nasaruddin Umar, beliau seorang Imam Masjid Istiqlal dan H. Ramlie Rasidin.

Pembangunan, keluarga H. Ramlie hanya memakai bahan dan desain yang terbaik. Bangunan masjid ini terbangun karena terinspirasi oleh Masjid Taj Mahal, H. Ramlie dan sekeluarganya sempat melakukan perjalanan umrah.

Tak hanya itu mereka berjalan-jalan ke Masjid Nabawi di Madinah. Dari sanalah, beberapa detail mereka potret dengan tujuan ditunjukkan kepada arsitek, bernama Julius Danu Non Muslim.

Anak pemilik Masjid ini menjelaskan, dari pihak kontraktor masjid ini bukan Muslim. Arsitek Julius Danu sendiri adalah rekan yang merancang kediaman pribadi H. Ramli pemilik “Masjid Ramlie Musofa”. Kata Sofian (Anak H. Ramlie)

Masjid Ramlie Musofa memiliki ketinggian sekita 35 Meter. Bangunan masjid ini mempunyai marmer didatangkan dari Italia dan Turki. Bangunan masjid ini bisa menampung sekitar 1.000 jamaah.

Setiap pelataran terdapat potongan ayat dari surat kitab suci Al-Qur’an, yakni surat Al-Qari’ah. Pada sisi kanan kiri masjid Ramlie Musofa surat Al-Fatihah yang juga memakai tiga bahasa. Bahasa tersebut, Arab, Mandarin, dan Indonesia.

Pada sisi bawah tangga terdapat tempat wudhu yang nyaman dan berbeda di antara masjid lainnya. Terdapat tulisan yang memakai 3 bahasa, yakni bahasa Arab, Indonesia, Mandarin, semua yang ada di bangunan masjid ini terdapat 3 bahasa tersebut. Mungkin di sana Anda dapat gratisan belajar 3 bahasa.

Masjid Ramlie Musofa

Bangunan ini memiliki 4 lantai, yang di mana Anda bisa melihat sisi kemegahannya di dalam. Melalui pintu yang ada di gerbang serba putih. Kita pun dapat melihat ukuran detail dan aksara arab dan mandarin menjadi satu, dan akan menarik perhatian semua orang.

Jika Anda berkunjung ke sana dari 4 lantai pertama paling bawah, tembus jika kita membutuhkan air untuk berwudhu, lantai kedua merupakan tempat sembahyang utama, kemudian jika kita naik satu lantai lagi di lantai ketiga.

Anda akan melihat balkon yang dapat dipakai untuk sembayang wanita, pada lantai 4 paling atas. Kita dapat melihat keindahan arsitektur dan pilar-pilarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *